Sukoharjo, 20 September 2023 – Kecamatan Sukoharjo telah meluncurkan program inovatif MAS DULSAM (Masyarakat Peduli Sampah) untuk mengatasi permasalahan sampah yang terus meningkat dan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Acara peluncuran ini dihadiri oleh staf dan karyawan kelurahan se-Kecamatan Sukoharjo, dan pemangku kepentingan lainnya.

Camat Sukoharjo, Bapak Havid Danang, membuka acara dengan sambutan yang menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam pengelolaan sampah. "Dengan meningkatnya jumlah penduduk dan perubahan pola konsumsi, masalah sampah di Kecamatan Sukoharjo semakin kompleks. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat," ujar beliau.
Program MAS DULSAM dirancang untuk melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses pengelolaan sampah melalui pemanfaatan TPS3R (Tempat Pembuangan Sampah Reduce, Reuse, Recycle). Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga untuk menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Dengan adanya bank sampah yang dikelola oleh masyarakat, program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga dalam pengelolaan sampah, serta memberikan nilai tambah ekonomi melalui penjualan sampah yang telah dipilah.
Sebagai percontohan, program ini akan dilaksanakan di Kelurahan Combongan. Tim efektif telah dibentuk untuk merumuskan dukungan dari para pemangku kepentingan, membuat alur dan standar pengelolaan sampah, serta membentuk bank sampah di kelurahan tersebut. Selain itu, telah dilakukan sosialisasi mengenai MAS DULSAM dan promosi melalui media sosial untuk menarik minat masyarakat.
Salah satu hal menarik dalam kegiatan ini adalah bazar sampah tukar sembako, yang emberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menukar sampah yang telah dipilah dengan sembako. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Program MAS DULSAM diharapkan dapat berkembang lebih luas hingga mencakup 14 kelurahan di Kecamatan Sukoharjo untuk mewujudkan pembangunan berwawasan lingkungan, meningkatkan kualitas hidup, menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi melalui pemberdayaan masyarakat. Peluncuran MAS DULSAM merupakan upaya Kecamatan Sukoharjo dalam mengatasi masalah sampah secara berkelanjutan dan memberdayakan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan ekonomi lokal.
Selain peluncuran inovasi MAS DULSAM, Kecamatan Sukoharjo juga memiliki beberapa inovasi lain di antaranya:
Dengan berbagai inovasi ini, Kecamatan Sukoharjo berusaha untuk terus meningkatkan pelayanan publik, keamanan, literasi, dan kesadaran masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan.