Sukoharjo — 25 November 2025. Kecamatan Sukoharjo menyelenggarakan kegiatan Program Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban melalui Pemberdayaan Aparatur Kecamatan dan Kelurahan, sebagai upaya mengedukasi, menginspirasi, dan menggerakkan masyarakat dalam meningkatkan keselamatan transportasi. Kegiatan ini dihadiri oleh para Lurah, perangkat kelurahan, Ketua LPM, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Acara diawali dengan sambutan Sekretaris Camat Sukoharjo, Bapak Miftah Candra Ardi, yang menegaskan bahwa keselamatan dalam berlalu lintas merupakan kebutuhan penting yang harus diperhatikan oleh seluruh masyarakat. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kepatuhan terhadap aturan dan kelengkapan surat-surat kendaraan saja tidak cukup untuk menjamin keamanan. Keselamatan juga harus diiringi dengan kehati-hatian, keterampilan berkendara, serta doa sebelum melakukan perjalanan.
Beliau menambahkan bahwa pemahaman mengenai penanganan awal kecelakaan juga menjadi hal yang sangat penting..Sering kali ambulans tiba dengan cepat di lokasi kejadian, namun proses penanganan terhambat akibat kurangnya kemampuan dasar dari warga sekitar. Kondisi tersebut dapat memperlambat pertolongan kepada korban dan berpotensi menimbulkan kemacetan. Melalui pembekalan ini, peserta diharapkan mampu melakukan langkah awal dengan tepat dan aman sebelum bantuan medis tiba.
Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan tiga materi utama dari narasumber. Materi pertama disampaikan oleh dr. Anisa Nur dari RS Nirmalasuri Sukoharjo, yang menjelaskan tata cara penanganan awal korban kecelakaan dan langkah-langkah aman yang dapat dilakukan masyarakat sebelum tim medis tiba. Materi kedua disampaikan oleh Arvian Riza Yudhawan, Kepala Cabang Jasa Raharja Sukoharjo, yang memberikan penjelasan mengenai prosedur layanan Jasa Raharja serta mekanisme klaim santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas. Sementara itu, materi ketiga disampaikan oleh Ibu Niken dari Satlantas Polres Sukoharjo, yang memaparkan faktor-faktor penyebab kecelakaan, pentingnya perilaku tertib di jalan raya, serta langkah-langkah pencegahan kecelakaan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, para perangkat dan tokoh masyarakat diharapkan menjadi penggerak edukasi keselamatan transportasi di wilayahnya, sehingga kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara semakin meningkat.